Soal Latihan Kelas VIII

  1. Apa yg kalian ketahui tentang tokoh Daendeles?Hasil apa saja yang sudag dilakukan di Indonesia?
  2. Sebutkan salah satu kebijakan terkenal pada masa Raffles?Sebutkan pula ketentuan apa yang dimiliki pada sistem tsb
  3. Sebutkan salah satu tokoh yang yang menerapkan sistem tanam paksa! Sebutkan pula ketentuan2 tanam paksa
  4. Sebutkan macam2 perlawanan rakyat terhadap persekutuan dagang!
  5. Sebutkan isi dari perjanjian Bongaya!Sebutkan pula tokohnya dalam perjanjian tsb?

Iklan

SOAL LATIHAN KELAS VIII

1. Berikan penjelasanmu sebab-sebab kegagalan serangan Mataram terhadap VOC!

2. Berikan penjelasanmu mengapa terjadi Perang Saparua (Perang Maluku)! Sebutkan pula tokoh-tokoh yang terlibat dalam perlawanan tersebut!

3. Sebutkan sebab-sebab terjadinya Perang Padri serta tokoh-tokoh siapa saja yang terlibat dalam perlawanan tersebut!

4. Berikan keteranganmu tentang sebab-sebab terjadinya Perang Diponegoro, dan siasat apa yang dilakukan Belanda untuk menghadapi perang tersebut!

5. Sebutkan tokoh-tokoh yang muncul dalam perlawanan Perang Aceh, Perlawanan Sisingamarja, Perang Banjar, Perang Jagaraga/Puputan. Sebutkan pula latar belakang terjadinya peperangan tersebut!

Kegiatan Observasi Sekolah

Kegiatan Observasi sekolah sebagai bagian dari menambah wawasan pengetahuan sekaligus untuk memperkuat ilmu yang diperoleh dari dunia pendidikan baik di tingkat dasar, menengah pertama, menengah atas sampai perguruan tinggi. Pada dasarnya ilmu yang diperoleh semua siswa itu bila tidak diimplementasikan ke dalam dunia nyata, maka ilmu yang diperoleh seakan tiada bernyawa. Ilmu itu harus mempunyai nilai guna bagi semua manusia, karena di situlah  manfaat ilmu yang sesungguhnya bagi manusia yang bisa membantu meningkatkan kualitas hidupnya.

            Kegiatan observasi sekolah di SMP Muhammadiyah Yogyakarta untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dilakukan oleh siswa kelas VII baik A, B, C dan D. Kegiatan ini dilakukan disesuaikan dengan materi yang diajarkan sehingga diharapkan siswa bisa lebih menyerap ilmu yang diperoleh dari bapak/ibu guru di sekolah. Kegiatan observasi ini dilakukan di luar sekolah di lingkungan yang terdekat dari sekolah dengan tujuan selain efisiensi biaya dan waktu juga untuk lebih mendekatkan siswa untuk lebih mengenal lingkungan sekitar sekolah sebagai bagian dari wawasan wiyata mandala.

            Kegiatan obsevasi sekolah untuk mata pelajaran IPS dengan materi “Pasar” dilakukan di Pasar Sentul yang lokasinya tidak jauh dari lingkungan sekolah. Kegiatan ini ternyata mendapat sambutan yang hangat dari semua siswa bahkan para penjual yang ada di Pasar Sentul tersebut juga dengan senang hati menyambutnya. Jauh dari pikiran anak-anak yang membayangkan banyak pedagang yang akan banyak menolaknya karena merasa terganggu pekerjaannya. Bahkan ada beberapa anak yang benar-benar diberikan waktu khusus untuk mewancarainya bahkan ada yang bisa mengabadikan moment tersebut dalam bentuk video maupun gambar.

            Setelah melakukan observasi, anak-anak diwajibkan membuat laporan per kelompok dengan tugas yang sudah diberikan di kelas dan dilaksanakan di tempat observasi yaitu pasar. Waktu penyusunan laporan pun diberi jeda waktu 1 minggu minimalnya serta 2 minggu maksimalnya.

                                                                                                                                                                     

Semester 2 IPS

MATERI SEMESTER 2

IPS KELAS VII

BAB 3

Aktivitas Manusia Dalam Memenuhi Kebutuhan

  • Kebutuhan  adalah suatu keinginan manusia terhadap suatu barang atau jasa dan menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi akan berdampak negatif pada kelangsungan hidupnya
  • Macam-macam kebutuhan dapat dilihat dari :
  • Intensitasnya yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier
  • Sifatnya yaitu kebutuhan jasmani dan rohani
  • Subjeknya yaitu kebutuhan individu dan kebutuhan kelompok
  • Kelangkaan adalah suatu keadaan dimana kebutuhan manusia yang tidak terbatas dihadapkan pada alat pemuas kebutuhan yang terbatas.
  • Macam-macam alat pemuas kebutuhan dapat dilihat dari wujudnya, cara memperolehnya, tujuan penggunaannya, hubungan dengan barang lain, dan proses pembuatannya.
  • Tindakan ekonomi adalah tindakan manusia dalam memenuhi untuk mencapai kemakmuran.
  • Tindakan ekonomi manusia tersebut didorong oleh motif ekonomi. Motif ekonomi adalah alasan atau keinginan yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi.
  • Macam-macam motif ekonomi antara lain :
  • Motif memenuhi kebutuhan
  • Motif berbuat sosial
  • Motif memperoleh penghargaan
  • Motif mendapatkan kekuasaan
  • Tindakan ekonomi yang didorong oleh motif ekonomi harus berpedoman pada prinsip ekonomi
  • Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan yang kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan
  • Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang/jasa atau kegiatan menambah kegunaan barang/jasa
  • Tujuan produksi untuk menghasilkan barang/jasa, untuk memperoleh keuntungan, dan memenuhi kebutuhan konsumen
  • Faktor-faktor produksi :
  • Faktor produksi alam
  • Faktor produksi tenaga kerja
  • Faktor produksi modal
  • Faktor produksi kewirausahaan
  • Dalam memproduksi barang diperlukan kreativitas agar hasil produksinya disenangi masyarakat
  • Kreatifitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya
  • Ciri-ciri manusia kreatif antara lain bersifat ingin tahu, sering mengajukan pertanyaan yang baik, banyak gagasan dan usul-usul terhadap suatu masalah, mampu menyatakan pendapat secara spontan, tidak mudah terpengaruh pendapat orang lain, mampu mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain, berpikir ke depan, mempunyai kebiasaan belajar sendiri, belajar dari kegagalan, dan belajar dari pengalaman orang lain.
  • Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen. Sistem distribusi : distribusi langsung, distribusi semi langsung, dan didtribusi tidak langsung
  • Konsumsi adalah kegiatan memakai, menggunakan atau menghabiskan kegunaan barang/jasa baik secara berangsur-angsur atau sekaligus habis
  • Tujuan orang melakukan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan. Konsumsi menurut tujuan dibedakan atas : konsumsi produktif dan konsumsi akhir

BAB 4

Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Budha, dan Islam

  • Zaman Praaksara adalah zaman manusia sebelum mengenal tulisan. Zaman ini dimulai sejak manusia ada dan berakhir setelah manusia mengenal tulisan.
  • Secara geologis, sejarah perkembangan bumi dapat dibagi menjadi 4 periode yang disingkat dengan “AREPMEN” yaitu kepanjangan dari arkaekum, palaeozoikum, mesozoikum, dan neozoikum.
  • Secara arkeologis, sejarah kehidupan manusia dibagi menjadi 2 yaitu zaman batu dan zaman logam
  • Menurut tingkat kehidupan sosial ekonominya, kehidupan manusia praakasara dikelompokka menjadi 3, yaitu masa berburu dan mengumpulkan makanan, masa bercocok tanam, dan masa perundagian.
  • Kedatangan dan persebaran nenek moyang bangsa Indonesia di Nusantara. Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Yunan di Cina Selatan. Mereka termasuk rumpun bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia secara bergelombang dan bertahap. Bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia disebut bangsa Melayu yang dibedakan menjadi 2 macam, yaitu bangsa Proto Melayu dan bamgsa Deutro Melayu.
  • Terdapat 4 teori yang menjelaskan masuknya kebudayaan Hindu-Buddha ke Indonesia adalah teori ksatria, teori brahmana, teori waisya, dan teori arus balik
  • Kerajaan-kerajaan di Indoesia yang bercorak Hindu-Buddha dsingkat dengan “KUTA HOKAMA ADA DI SARI JAYA PAHIT” yang artinya Kerajaan Kutai, Holing, Kanjuruhan, Mataram Hindu, Medang, Kediri, Singosari, Sriwijaya, dan Majapahit.
  • Peninggalan sejarah yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia diantaranya adalah candi, patung, seni pahat dan ukir (relief), prasasti, dan sastra  (kitab-kitab).
  • Agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 sampai dengan 13 M melalui jalur perdagangan yang dibawa oleh para pedagang dari Arab, Persia, dan India.
  • Kesultanan-kesultanan Islam yang ada di Indonesia antara lain dengan singkatan “SADPAM BANCI MATI” yang artinya Kerajaan Samudra Pasai, Aceh Darussalam, Pajang, Mataram Islam, Banten, Banjar, Cirebon, Makasar serta Ternate dan Tidore.
  • Peninggalan sejarah yang bercorak agama Islam di Indonesia diantaranya adalah masjid, keraton, kaligrafi, seni tari, debus, serta perayaan sekaten dan grebeg.

Materi Kelas VII (IPS) Semester 1 dan 2

MATERI SEMESTER 1

IPS KELAS VII

BAB 1

Manusia, Tempat, dan lingkungan.

  • Ruang adalah tempat dipermukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan yang digunakan oleh makhluk hidupuntuk tinggal.
  • Interaksi antar ruang dapat berupa pergerakan orang, barang, informasi dari daerah asal menuju daerah tujuan.
  • Kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan yaitu saling melengkapi (complementarity), kesempatan antara (intervening opportinity) dan keadaan dapat diserahkan / dipindahkan (transferability).
  • Peta adalah gambaran permukaan bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan skala.
  • Komponen peta bertujuan untuk mempermudah penggunaan dalam membaca/menggunakan peta.
  • Inset adalah petakecil  yang ada pada suatu peta untuk menunjukan lokasi daerah yang dipetakan diantarlokasi lainnya yang lebih luas.
  • Orientasi utara adalah suatu teknik untuk menyamakan arah kedudukan peta dengan medan sebenarnya.
  • Polygon tertutup adalah kerangka dasar pengukuran yang membentuk polygon segibanyak yang menutup.
  • Simbol area adalah tanda atau gambar yang mewakili kenampakan yang ada di permukaan bumi.
  • Garisastronomi adalah  garis yang menunjukan koordinat garis lintang dan garis bujur.
  • Sumber peta adalah refrensi darimana data peta diperoleh.
  • Indonesia terletak antara 950BT – 1410BT dan 60LU – 110 Karena letaknya tersebut, Indosesia termasuk kedalam wilayah tropis.
  • Letak geografis Indonesia terlatak diantara dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia.
  • Indonesia menjadi Jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia.
  • Secara geologi, Indonesia terletak pada zona tumbukan antar lempeng.
  • Indonesia juga dikenal sebagai Negara maritime yang sangat besar.
  • Sumber daya alam adalah semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya.
  • Indonesia memiliki iklim tropis dengan ciri suhu udara yang tinggi sepanjang tahun.
  • Bentuk muka bumi Indonesia adalah dapat dibedakan menjadi dataran rendah, dataran tinggi, bukit, gunung, dan pegunungan.
  • Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan olehtiga faktor, yaitu kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi).
  • Kondisi kependudukan di Indonesia adalah tingkat pertumbuhan termasuk kategori sedang, sebarannya tidak merata, dan kualitasnya masih rendah.
  • Mayoritas penduduk Indonesia bermata pencahariaan sebagai petani.
  • Indonesia memiliki suku bangsa dan budaya yang beragam.
  • Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas tetapi tidak tersebar secara merata.
  • Indonesia merupakan Negara dengan terumbu karang terluas di dunia.
  • Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat tinggi.
  • Fauna Di Indonesia dibagi menjadi tiga corak yang berbeda, yaitu fauna bagian barat, tengah, dan timur.
  • Garis yang memisahkan Fauna Indonesia bagian Barat dan Tengah dinamakan garis Wallace.
  • Garis yang memisahkan Fauna Indonesia bagian Tengah dan Timur dinamakan garis Weber.
  • Fauan Indonesia bagian Barat atau tipe Asiatis mencakup wilayah Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan.
  • Wilayah fauna Indonesia Tengah atau disebut wilayah fauna Kepulauan Wallace, mencakup Sulawesi, Maluku, Timor, dan Nusa Tenggara serta sejumlah pulau pulau kecil di sekitar pulau pulau tersebut.
  • Fauna Indonesia bagianTimur atau disebut tipe Australic tersebar di wilayah Papua, Halmahera, dan kepulauan Aru.

BAB 2

Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial

  • Interaksi sosial adalah hubungan antara orang perorangan, antar kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia.
  • Faktor imitasi merupakan proses seseorang mencontoh orang lain atau kelompok.
  • Faktor sugesti merupakan pengaruh yang dapat menggerakkan hati orang.
  • Faktor identifikasi merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain.
  • Faktor simpati merupakan kemampuan untuk merassakan diri seolah-olah dalam keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yang dilakukan, dialami, atau diderita orang lain.
  • Proses interaksi social akan terjadi apabila di antara pihak yang berintaraksi melakukan kontak social dan komunikasi.
  • Ciri ciri interaksi sosial :Jumlah pelakunya lebih dari seorang, berlangsung secara timbal balik, adanya komunikasi antar pelaku, adanya suatu tujuan tertentu.
  • Proses yang asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan. Contohnya :kerjasama, akomodasi, asimilasi.
  • Proses yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang malakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggankan solidaritas kelompok. Contohnya :kompetisi (persaingan), kontravensi, pertentangan (koflik).
  • Di dalam masyarakat ada 4 tingkatan norma yaitu cara (usage), kebiasaan (folksway), tata kelakuan (mores), adat istiadat (customs).
  • Cara (usage) adalah norma yang menunjukkan kepada satu bentuk perbuatan.
  • Kebiasaan (folksway) adalah norma yang menunjukkan perbuatan yang dilakukan secara berulang ulang dalam bentuk yang sama.
  • Tata kelakuan (mores) adalah kebiasaan yang dianggap tidak hanya sebagai perilaku, tetapi diterima sebagai norma norma pengatur.
  • Adat istiadat (customs) adalah tata kelakuan yang menyatu dengan pola pola perilaku masyarakat dan memiliki mengikat yang lebih.
  • Lembaga social adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
  • Jenis jenis lembaga sosial : lembaga keluarga, lembaga pendidikan, tembaga ekonomi, lembaga politik,

Cara Mengajar Yang Menyenangkan dan tidak Membosankan

Cara Mengajar yang Menyenangkan dan Tidak Membosankan – Saat ini dunia pendidikan Indonesia sudah semakin terpuruk yang dikarenakan  kegagalan para pendidik dalam mendidik para generasi muda. Hal terbesar yang menyebabkan kegagalan tersebut adalah kekurang tepatan model-model pembelajaran yang diaplikasikan oleh guru selama ini. Terlepas dari berbagai faktor penyebab kegagalan, seroang pendidik memiliki peranan yang sangat penting berkenaan dengan sukses atau tidaknya suatu proses pembelajaran. Dan oleh karena itulah guru harus tahu prinsip serta cara mengajar yang baik.

Fakta ini menjadikan para siswa di sekolah dasar pun ikut merasakan kejenuhan jika telah memasuki mata pelajaran tertentu, khususnya pada matapelajaran hitung-hitungan atau juga hafalan. Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa selama beberapa tahun ini pendidikan Indonesia hanya menyuguhkan suatu bentuk hafalan kepada siswa. Siswa sendiri sudah bisa dianggap sebagai suatu mesin foto kopi yang diharuskan menghafal berlembar-lembar materi dan juga para siswa hanya diiinstruksikan mendengarkan guru mereka berbicara saja tanpa ikut terlibat dalam pembelajaran. Disini siswa tidak diajak untuk terlibat dan ikut berpikir tentang bagaimana caranya untuk mengembangkan sesuatu dari apa yang telah mereka pelajari. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab dimana siswa menjadi bosan saat pembelajaran. Nah oleh karena itulah guru harus mampu mengatasi hal tersebut dan tentunya tampil bersemangat dalam mengajar.

Dalam kegiatan pembelajaran ada beberapa tips serta cara agar proses KBM tidak membosankan bagi para siswa, Berikut beberapa tips agar siswa tidak jenuh saat belajar di kelas : 

  1. Pemilihan metode yang baik dan tepat, guru sebagai seorang pendidik diharuskan memilih suatu metode yang tepat dan berkualitas. Sebisamungkin metode yang diaplikasikan bisa membuat para siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran yang pada akhirnya kegiatan KBM pun menjadi tidak membosankan bagi para siswa. 
  2. Pemilihan media yang tepat dan berkualitas, guru sebagai seorang pendidik sebisamungkin mempertimbangkan media apa yang sekiranya cocok dan pas untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran. Tujuan dari pengaplikasian media itu sendiri adalah agar para siswa bisa menyerap materi pelajaran yang diajarkan oleh gurunya tanpa merasa jenuh dan tentunya menjadikan mereka ikut terlibat aktif pada proses pembelajaran. 
  3. Mengadakan sebuah simulasi, hal tersebut sangat diperlukan untuk diaplikasikan di saat proses belajar mengajar. Pilihlah suatu bentuk simulasi yang dapat membangkitkan gairah semangat belajar siswa. 
  4. Lakukan suatu bentuk pembelajaran secara outdoor, guru jangan hanya melakukakan suatu proses pembelajaran di dalam kelas saja, manfaatkan juga lokasi-lokasi yang ada. Kegiatan didalam kelas secara terus-menerus hanya akan menjadikan siswa bosan dan jenuh. Oleh karenanya, cobalah sesekali untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara outdoor sehingga para siswa tidak merasa bosa dengan suasana pembelajaran. 
  5. Pendekatan terhadap para siswa, guru sebagai seorang pendidik diharapkan mampu melakukan suatu bentuk pendekatan kepada para siswa agar mereka tidak merasa malu dan sungkan untuk bertanya kepada guru. Hal ini akan menjadikan siswa menjadi lebih aktif dan berperan penting dalam pembelajaran. 

Mungkin sekian saja tips-tips agar para siswa tidak merasa jenuh dan bosa saat KBM berlangsung. Hal yang perlu diingat disini adalah semua guru harus memiliki banyak kreatifitas dalam menunjang proses belajar-mengajar di kelas, (baca juga: Tips menjadi guru kreatif) sehingga siswa menjadi senang dan tidak membuat siswa bosan dan jenuh.